Senin, 16 Mei 2011

RAB KARYA

RENCANA ANGGARAN BIAYA












A. PENDAPATAN


       A.1 DARI PESON-PESON KRAMA DESA



4770 kk, peson-peson wajib Rp. 500.000/kk 
2.097.500.000





       A.2 PENDAPATAN LAINNYA



Sumbangsih, Donatur dan utsaha Pengalian dana lainnya yang bersifat tidak mengikat    717.500.000  

total pendapatan 2.815.000.000





B. PEMBIAYAAAN


    B.1 PEMBANGUNAN FISIK


        B.1.1 PERBAIKAN DI LUHUR DALEM
245.000.000
        B.1.2 PERBAIKAN DI LUHUR PUSEH
320.000.000
        B.1.3 PERBAIKAN PENYENGKER SERTA   200.000.000



765.000.000





    B.2 UPACARA LUHUR DALEM



Tawur Agung, Pedudusan Agung, Melaspas Ngenteglinggih, lan Mupuk Pedagingan


        B.2.1 BIAYA WEWANGUNAN UPAKARA
150.000.000
        B.2.2 BIAYA UPAKARA
500.000.000
        B.2.3 BIAYA UPACARA   150.000.000



800.000.000





    B.3 UPACARA LUHUR PUSEH LAN DESA



Tawur Agung, Pedudusan Agung, Melaspas Ngenteglinggih, lan Mupuk Pedagingan, Ngusabha Desa lan Ngusabha Nini


        B.3.1 BIAYA WEWANGUNAN UPAKARA
150.000.000
        B.3.2 BIAYA UPAKARA
700.000.000
        B.3.3 BIAYA UPACARA   300.000.000



1.150.000.000





    B.4 SUBSIDI BIAYA PENGABENAN MASSAL
100.000.000

(untuk 50 sawa)      

total pegeluaran 2.815.000.000









0




















































































































































































0

Baliho karya Tawur Agung





melarapan manah suci nirmala, ngiring pidabdabin Karya druwe :

Tawur Agung, Pedudusan Agung,
Melaspas Ngenteg Linggih lan Mupuk Pedagingan.
Ring Pura Dalem DPKT,
Budha Umanis Prangbakat, 5 Oktober 2011


Tawur Agung, Pedudusan Agung,
Melaspas Ngenteg Linggih lan Mupuk Pedagingan.
   Ngusabha Desa lan Ngusabha Nini,
Ring Pura Puseh lan Desa DPKT,
Sukra Kliwon Medangkungan, 6 April  2012

Kramanya sang kumingkin akarya kanista madya uttama, manah lega dadi ayu, aywa ngalem drewya mwang kamagutan kaliliraning mwang atuwa, aywa mangambekang krodha mwang ujar gangsul, ujar menak juga kawedar denire. Mangkana kramaning sang ngarepang karya. Aywa simpanging budhi mwang krodha.
Beginilah seharusnya bagi mereka yang bersiap melaksanakan upacara kanista, madya uttama, pikiran yang senang dan ikhlas yang menjadikan baik. Janganlah menjadi tidak ikhlas atau terlalu menyayangi harta benta yang diperlukan untuk yadnya. Janganlah menentang petunjuk orang tua. Jangan berprilaku marah serta mengeluarkan kata-kata yang sumbang dan kasar. Kata-kata yang baik dan enak didengar itu juga hendaknya didengar, itu juga hendaknya diucapkan. Demikianlah tata caranya orang yang akan melaksanakan yadnya. Jangan menyimpang dari budhi baik dan jangan menampilkan kemarahan